Tanpamu Aku Bahagia

Orang-orang yang sudah jatuh cinta, menganggap dunia hanya milik berdua. nggak logis sih,,,, tapi ya,, Aku juga pernah ngerasain kayak gitu. Terimakasih untuk kamu yang dulu pernah membuat ku terbang berkali-kali. Terimakasih untuk kamu yang kini sudah membuat duniaku jadi bebas.

Bahagia sendiri

Cinta itu bukan soal bahagia saja, tapi kita juga harus siap dengan sedihnya. Aku pernah bahagia seperti itu, tanpa memikirkan sedih yang bikin bisa datang kapan saja. Tapi aku tidak pernah menyesal pernah sebahagia itu dengan wanita, yang akhirnya memilih orang lain dari pada aku.

Terima kasih sudah memberi keputusan yang baik, walaupun pada saat itu aku tidak mengerti letak kebaikannya. Terima kasih sudah pergi di waktu yang tepat, walaupun saat itu aku merasa sudah sangat terlambat. Terima kasih sudah memperlihatkan ku bahwa, sebagai manusia kita hanya sanggup berencana dan Tuhan lah yang akan menentukan. Terima kasih atas keputusanmu, beberapa hari sebelum janji suci itu kita ucapkan.

Kini aku mengerti peranmu untuk mengajarkan ku arti keikhlasan, bahwa Cinta adalah penyatuan sekaligus pembebasan. Tuhan pun kini memihakku. Aku telah menemukannya yang selama ini berada di belakang. Seseorang yang bukan hanya mengajarkanku arti cinta, tapi juga berani menjalaninya.

Kalau kamu bisa menemukan bahagiamu, Apalagi aku?

Tanpamu Aku Bahagia

Sekarang aku sudah berdamai dengan diriku sendiri. Semua tetes air mataku, telah berubah menjadi butiran butiran Mutiara Indah. Hadirmu di hidupku dan hadirnya di depan pintu gerbang masa depan yang seharusnya kita masuki, sangat tak pernah aku sesali. Aku Telah belajar banyak hal dari kalian, terutama tentang cara memperlakukan dan menghargai perasaan orang lain.

karena kamu, karena kalian, aku juga menjadi lebih memahami arti kesetiaan, komitmen, dan tanggung jawab. Karena kalian telah memilihkan jalan ini untuk aku jalani, aku mendapatkan kebahagiaan yang bertubi- tubi. Beban itu sudah tak ada lagi, sakit itu sudah tak lagi kurasa, tangis itu sudah hilang tak berjejak, tawa mereka sudah menghiasi bibirku, hati yang berbunga Sudah tumbuh dengan subur, jiwa yang tenang melingkupi ragaku. Masa laluku, Aku tak akan mendoakanmu mendapat akibat dari sekian sebab yang sudah kamu lakukan.

Aku cukup menyadari, Tuhan akan melakukan sesuatu yang adil, dan aku selalu percaya akan membalas setiap perbuatan tanpa diminta. dia juga tidak pernah membuat satu hal pun menjadi sia-sia. rencananya tak akan pernah meleset. keputusannya tak akan pernah gegabah. Nikmatilah bahagiamu dengan keputusanmu memilih berpaling padanya di depan gerbang masa depan yang kau tawarkan padaku.

Hiduplah tenang dengannya, setenang langkah kakimu ketika pergi menjauh dari masa depan yang sudah kita rencanakan. aku akan melanjutkan hidupku, menuju masa depan bahagia yang sudah pasti menanti di depan sana. Kalau sebelum mengenalmu saja aku bisa bahagia? Apa bedanya bahagia jika tanpa kamu? Karena aku, juga sangat pantas untuk bahagia.